Posts

Showing posts from February, 2011

Flu

tadi pagi, aku terbangun dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.
disekolah aku beraktivitas dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.
ditambah, aku baru sadar kalo rukuhku ketinggalan di rumah. gara-gara baju PO, jadi lupa bawa rukuh kan.
tapi akhirnya dapet pinjeman rukuh dari endah dan sholat dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.

pelajaran pertama IPS, aku melaluinya dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.
anyak sama thiara berkali-kali nanya, "ipah nggak papa ta?"
harusnya kalian tau, tenggorokanku cenat-cenut dan hidungku tersumbat.
jadi males ngomong dan males bersuara gara-gara tenggorokanku cenat-cenut dan hidungku tersumbat.
tapi takdir berkata lain, suruh baca soal latian IPS, bergilir.
habis anyak selese, giliranku.
percobaan pertama, suaraku gila. tenggorokanku makin cenat-cenut dan hidungku tambah tersumbat.
parahnya, ada anak yang teriak "apa? nggak denger!"
zzz
beruntunglah dia, karena aku nggak tau …

Mereka Bisa, Kita Pasti Juga Bisa

Kemarin Jum’at pulang sore gara-gara ada pencak. Pas pencak, disuruh penjurusan gitu sama mbak fina. Ada yang tunggal, ganda, beregu, sama fight. Kalo tunggal sendirian, kalo ganda berdua, kalo beregu bertiga, kalo fight itu yang buat tanding-tanding gitu. Dan, harus milih saat itu juga. Haaa, bingung. Tapi pada akhirnya pasangan sama endah, milih ganda.

Gandanya kemarin dibagi jadi dua kelompok, yang kelompok satunya main senjata sama mbak defie, kelompok satunya tangan kosong sama mas derry sama mas bram. Aku sama endah dimasukin mbak fina ke kelompok yang tangan kosong, berarti sama mas derry-mas bram.

Itu awalnya stretching-stretching gitu, kata mas derry lentur-lenturan. Jadi pasangannya hadap-hadapan, trus nyium lantai, gitu gantian. Sama kayang juga. Dan endah, she’s amazing. Kita berkali-kali gantian ngomong “endah bisa endah bisa” ato pas giliranku “ifa bisa ifa bisa”. Dan, yang bikin dia makin amazing itu, dia bilang gini “Mbak defiei sama mbak hana aja bisa, kita juga pasti b…

Ditelan Bumi, Diterpa Badai

akhir-akhir ini, barang-barangku mesti kandas
mboh ilang ditelan bumi, mboh ilang diterpa badai
mulai dari sabuk, sampe tutup tupperwareku ya ilang

Ya Allah ;_;

jelaslah nggak enak
pertama, ilang sabuk. iyaseh, masih ada yang lama yang dulu rusak, tapi ya rusak lak nggak enak dipake ._.
terus, tutup tupperwareku. iya, tempat minum tupperware yang ijo yang selalu menemani hari dikala panas dan kehausan, tutupnya kandas. ya yaapa dibawa sekolah kalo g ada tutupnya. sedih pek, sangat ;_;
terus apalagi? oh, hand out-hand out yang tak berdosa itu juga ilang. mboh ketelesot mboh enggak, yang jelas ilang ._.
buku tulis TIK ku ya ikut ilang ;_;
bolpen-bolpen, pensil-pensil, stipo, sama penghapus-penghapusku ya ilang
bolpen klet ku juga ilang, bolpen klet yang E-3 ilang ._.
oiya, penggarisku ya ilang, ilang di sekolah, padahal itu dengan susah payah dibeli, menyisihkan waktu dan tenaga ._.

Ya Allah, ilangaaaaaan ;_;

lalai .-.

daan, masalah-masalah itu, puncaknya hari ini

pinter banget, jam per…