Flu

tadi pagi, aku terbangun dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.
disekolah aku beraktivitas dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.
ditambah, aku baru sadar kalo rukuhku ketinggalan di rumah. gara-gara baju PO, jadi lupa bawa rukuh kan.
tapi akhirnya dapet pinjeman rukuh dari endah dan sholat dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.

pelajaran pertama IPS, aku melaluinya dengan tenggorokan cenat-cenut dan hidung tersumbat.
anyak sama thiara berkali-kali nanya, "ipah nggak papa ta?"
harusnya kalian tau, tenggorokanku cenat-cenut dan hidungku tersumbat.
jadi males ngomong dan males bersuara gara-gara tenggorokanku cenat-cenut dan hidungku tersumbat.
tapi takdir berkata lain, suruh baca soal latian IPS, bergilir.
habis anyak selese, giliranku.
percobaan pertama, suaraku gila. tenggorokanku makin cenat-cenut dan hidungku tambah tersumbat.
parahnya, ada anak yang teriak "apa? nggak denger!"
zzz
beruntunglah dia, karena aku nggak tau dia yang ngomong itu siapa.
percobaan kedua, aku ngerasin suaraku, dan itu malah jadi tambah gila, dan, udahlah nggak usah diungkit-ungkit lagi.

terus, aku panas, panas maksudnya kayak semacam panas demam gitu, bukan kepanasan. sampe rasanya aku bisa membakar setiap benda yang aku sentuh hanya dengan memegangnya, saking panasnya.
lengkap sudah. tenggorokan cenat-cenut, hidung tersumbat, panas tinggi, dan bm berkepanjangan.

gitu ya sorenya aku tetep ikut PO.
sama endah.
dipaksakan menendang dengan kaki kanan yang masih cenat-cenut gara-gara hari selasa kemaren.
dipaksakan bergerak dengan tenggorokan cenat-cenut, hidung tersumbat, dan panas yang nggak turun-turun.
walaupun gitu, puas, karena dapet gerakan baru, dan itu gerakan-gerakan yang amazing.

pokoknya cenat-cenut banget hari ini.

halo, kalian tau nggak, sekarang aku nggak bisa nafas saking cenat-cenutnya #curhat

intinya sakit itu nggak enak. jadi ya jangan sakit, sehat aja.

ah geje geje sudah abaikan.

;_;

Mereka Bisa, Kita Pasti Juga Bisa

Kemarin Jum’at pulang sore gara-gara ada pencak. Pas pencak, disuruh penjurusan gitu sama mbak fina. Ada yang tunggal, ganda, beregu, sama fight. Kalo tunggal sendirian, kalo ganda berdua, kalo beregu bertiga, kalo fight itu yang buat tanding-tanding gitu. Dan, harus milih saat itu juga. Haaa, bingung. Tapi pada akhirnya pasangan sama endah, milih ganda.

Gandanya kemarin dibagi jadi dua kelompok, yang kelompok satunya main senjata sama mbak defie, kelompok satunya tangan kosong sama mas derry sama mas bram. Aku sama endah dimasukin mbak fina ke kelompok yang tangan kosong, berarti sama mas derry-mas bram.

Itu awalnya stretching-stretching gitu, kata mas derry lentur-lenturan. Jadi pasangannya hadap-hadapan, trus nyium lantai, gitu gantian. Sama kayang juga. Dan endah, she’s amazing. Kita berkali-kali gantian ngomong “endah bisa endah bisa” ato pas giliranku “ifa bisa ifa bisa”. Dan, yang bikin dia makin amazing itu, dia bilang gini “Mbak defiei sama mbak hana aja bisa, kita juga pasti bisa ya”. Haha, iya ndah. Kita bisa. Kalo orang lain aja bisa, kita pasti juga bisa. Walaupun rasanya nggak mungkin, mengingat pas stretching kakiku rasanya nggak bisa selentur anak-anak yang lain, tapi kan nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini?

Pas nyampe rumah, aku nyari majalah Jaws yang paling baru. Kemarin pas habis di bagiin itu belum sempet baca, cuma liat-liat aja. Dan, setelah membaca menelusuri dan memahami, yang paling berkesan menurutku cerpen di halaman 16 itu. Iya, cerpen di halaman 16 majalah Jaws, yang warnanya ungu-ungu gimana itu. Cerpen itu judulnya Dream On, karya Jaws Crew kelas tujuh. Namanya Heidira Witri Handayani, dan dia teman sekelasku.

dia temen sekelasku.

Cerpen itu bagus, bagus, dan bagus. Ceritanya tentang persahabatan, dan mimpi. Cita-cita. Kemampuannya merangkai kata-kata itu lho, ndewi. Dira memang jago kalo disuruh nulis. Kemarin aja pas dikelas, dia lagi nggarap cerita gitu kayaknya, langsung aku sama endah memberikan julukan-julukan indah-tapi-mekso ke dira. Dira itu udah penulis, penyair, pebiologi, pefisika, pematematika, pebahasainggris, petumblrer, peblogger, petwitter, penyebuk (ini kata endah, maksudnya pefacebook gitu lho), pokoknya pe-pe banyak banget. Dira tersenyum, tertawa, dan sedikit menyangkal. Nggak ada yang perlu disangkal kayaknya, kamu memang itu semua.

Ini yang bikin aku gimanaaa gitu. Cerpennya dira bagus banget, cerpennya dira dewi banget. Aku juga suka ngarang (terutama pas ulangan PKn atau TIK), aku juga suka bikin cerpen, tapi aku nggak se-expert dira. Sejak mengetahui fakta bahwa tulisanku nggak ada yang mutu, dan aku selalu nggak ada ide buat nulis sesuatu yang baru, rasanya walaupun cuma buat ngarang sepatah dua patah kata itu malesnya minta ampun. Aku putus asa, aku kehilangan harapan. Kayak udah nggak ada harapan buat karya-karyaku, rasanya mereka mati dan nggak berkembang. Aku nggak bisa sedewa itu, karyaku nggak bisa sedewa karya-karyanya.

Tapi, nggak ada yang nggak mungkin kan di dunia ini?

Semangatnya endah, karyanya dira. Kayaknya itu lebih dari cukup buat meyakinkan aku, bahwa semuanya itu mungkin di dunia ini, tergantung seberapa besar usaha kita untuk menjadikannya mungkin. Buat mimpi itu menjadi kenyataan :)

sesungguhnya postingan ini apabanget.

Ditelan Bumi, Diterpa Badai

akhir-akhir ini, barang-barangku mesti kandas
mboh ilang ditelan bumi, mboh ilang diterpa badai
mulai dari sabuk, sampe tutup tupperwareku ya ilang

Ya Allah ;_;

jelaslah nggak enak
pertama, ilang sabuk. iyaseh, masih ada yang lama yang dulu rusak, tapi ya rusak lak nggak enak dipake ._.
terus, tutup tupperwareku. iya, tempat minum tupperware yang ijo yang selalu menemani hari dikala panas dan kehausan, tutupnya kandas. ya yaapa dibawa sekolah kalo g ada tutupnya. sedih pek, sangat ;_;
terus apalagi? oh, hand out-hand out yang tak berdosa itu juga ilang. mboh ketelesot mboh enggak, yang jelas ilang ._.
buku tulis TIK ku ya ikut ilang ;_;
bolpen-bolpen, pensil-pensil, stipo, sama penghapus-penghapusku ya ilang
bolpen klet ku juga ilang, bolpen klet yang E-3 ilang ._.
oiya, penggarisku ya ilang, ilang di sekolah, padahal itu dengan susah payah dibeli, menyisihkan waktu dan tenaga ._.

Ya Allah, ilangaaaaaan ;_;

lalai .-.

daan, masalah-masalah itu, puncaknya hari ini

pinter banget, jam pertama UH IPS, materinya berjuta-juta.
alhamdulillah, aku dapetnya sebelah kanan, dan wow soalnya, Insya Allah bisa. :)

trus, UH bahasa daerah. ini lebih njelimet gara-gara aksara jawanya. itu melungker-melungker yaapa gitu, sampe mbacanya itu Masya Allah ._.
tapi, alhamdulillah lagi, aku dapet sebelah kanan yang soalnya "aku banget" :3

walaupun gitu, itu semua belum berakhir, karena mid test Klet masih menunggu di depan mata ;_;
soalnya yang ini Masya Allah, nggak seneng aku, susah.

yaaa, tapi disyukuri ae wes. Allah pasti memiliki sesuatu yang lebih baik untuk kita :D

tadi sempet ke matchbox lho, sama Hafizah, Lydia, n Fidel. haha, soksogeh banget tau nggak :p beli orange & strawberry punch bareng hafizah :9 ditraktir disitu enak deh kayaknya :9

haaaa, Ya Allah semoga barang-barang yang kandas itu tenang di alamnya, amin