gajadi sambat ah

Gabut Edisi 1

lagi gabut, ngomongin mobil yang bisa terbang

rencana hari ini belajar, tapi cuma niat, terus saking gabutnya jadi mentolo belajar beneran

baru sadar udah semester 2 aja

omg kalo aku kelas 11 berarti mbak mas kelas 12 dong

semoga selamanya ada sistem gen amin
gabut, pingin ngepost aja.

Membenahi

aku mesti kudu ngguyu kalo menyangkut masalah toki toki ini. buwuntu aku nggak ngerti apa-apa. gara-gara nggak ngerti apa-apa itu aku jadi kudu ngguyu. intinya yagitu. tampaknya memang harus  ekstra diniati. semangat ya? iya deh semangat. tapi nggak semangat tok. usaha juga. tapi pek aku nggak ngerti harus mulai darimana. dan masih kepikiran satu hal yang semacam jadi tanggungan setelah menjalani uas biologi tersayang = merangkum bab fungi. sampai kebawa mimpi.

dan ibarat iklan penyedap rasa makanan dimana chef memasak sup dengan kuah yang berkilauan setelah ditambahkan sejumput royco,
siraman-kaldu-asli-dengan-daging-pilihan untuk hati yang sedang rapuh sepertinya pas.

warnanya krem tapi diganti game

suatu hari ada seorang manusia kaleng. Ia berjalan di tepi pantai dengan menggenggam sebatang pohon. seekor ikan raksasa menghampirinya dari kejauhan. ikan tersebut mendamparkan diri di pantai untuk dapat berbicara dengan seorang manusia kaleng.
"aku tidak pernah melihat makhluk sepertimu, sebenarnya kamu apa?" tanya ikan raksasa yang bisa bicara.
manusia kaleng itu terkejut karena diajak berbicara oleh seekor ikan raksasa. Ia belum pernah bertemu ikan raksasa sebelumnya.
"aku juga tidak pernah melihat makhluk sepertimu, bagaimana kalau kita berbincang sebentar dan saling berkenalan" usul manusia kaleng yang tertarik dengan kehadiran ikan raksasa tersebut.
ikan raksasa setuju dan bertahan lebih lama di pinggir pantai. hanya separuh siripnya yang masuk ke air yang dangkal.
manusia kaleng dan ikan raksasa berbincang-bincang dengan seru. mereka sama sama ingin tahu satu sama lain dan rasa penasaran itu membuat mereka tidak ingin cepat mengakhiri percakapan tersebut. hingga matahari terbenam di belakang ikan raksasa. mereka harus berpisah sebelum gelap agar dapat menemukan jalan pulang.
"kamu berbeda, wahai ikan raksasa. aku akan sangat senang kalau kita berteman" ajak manusia kaleng sungguh-sungguh. ikan raksasa menyetujui dan mereka pun menjadi teman.

lalu tiba tiba badai datang dan ikan raksasa serta manusia kaleng jatuh ke surga dan hidup happily ever after.

end of story.

Rendezvous 2014!


check our timeline
@rendezvous2014
or
rendezvous2014.tumblr.com

beli tiketnya sekarang jangan sampai kehabisan!!!

ps : info penjualan tiket bisa dilihat di twitter @rendezvous2014
bisa beli di aku yuk sini cepetan!

"You can either run from it, or learn from it"

januari 2013,
BALI of course! *pasang bunga di telinga*
masih sibuk ngurusin pagel. Curse of the Death, masih inget main cekek-cekekan sama hilman?
mbulet try out online, sudah mulai sibuk bersama bimbel gajah
bopung

februari 2013,
jahiliyah
still bopung
nguawur

maret 2013,
sudah mulai ujian sekolah
kehilangan jejak maret ngapain aja
yang jelah masih bopung, sadar kok.
dan pasti sibuk latihan soal sampek minggu ke sekolah 

april 2013,
kalo menurut beberapa catatan, april itu puncaknya!
jenuh belajar
jenuh pulang bimbel gajah malem malem
jenuh kelas bimbel gajah ruibut kuisruh
sama sela sama vira, ngantuk go dan stuck di ranking try out yang i don't get it mesti males belajar dan nggak munggah munggah
feel the pressure, dear.
dari temen, dari sahabat.
ah sahabat, apa itu sahabat.
UNAS, hehe
aku lupa unas tanggal berapa
tapi aku berhutang budi sama unas, yang secara nggak langsung memaksa buat ngambil langkah yang tegas.

mei 2013, 
titik balik
perubahan besar
semacam sudah open minded
dibukakan pikirannya sama Allah
timbal balik keputusan
ketir-ketir nunggu pengumuman unas

juni 2013,
jeng.
ingeto fa ini bulan "pembalasan"mu
kelabu.
ceritanya juatuh sak jatuh jatuhnya jatuh
semacam karma yang dipendem dari awal terus tumplek blek
bener-bener kayak gitu.
can't describe pake kata-kata
mengecawakan pol....
bener-bener nggak tau harus naruh muka dimana, serius.
wisuda dengan berkaca-kaca.
tapi ini, ini yang namanya rencana Allah lebih indah dari rencana makhluk-Nya
alhamdulillah, bisa dibenerin. alhamdulillah, ikut tes TPA. dan...

juli 2013,
...alhamdulillah, keterima, smala:")
lembarannya bener-bener baru, yang awalnya cuma wondering-wondering pas s2lc, ternyata kenyataan...
pralos, perisai 2013, pasca perisai 2013, samudera....
kpb,
kelompok H sama mas zaka mbak ica, 
plonga-plongo di x9 bersama teman-teman yang uasik tapi belum pada kenal sih
kelasnya terpencil tapian:')
buber gen lasso...
gen!!!:")
transisi yang bener-bener transisi,
sudah mulai ambil bimbel gajah di tahun pertama kehidupan karena hidup sangat unpredictable.
dan di salah satu post, masih inget ini?
captured from Tension : Juli 2013, Etvencuer

agustus 2013,
oprec kepanitiaan pertama
Rendezvous 2014! alhamdulillah keterima jadi sie sekret, padahal pesimis duluan
acak kelas lagi, tranformasi gen(?), welcome to Classix!:')
adaptasi tugas tugas dan beberapa tekanan baru
masih rajin ini, inget kok aku:))
joer v, smala pers!

september 2013,
nggaktau tapi tiba-tiba bulan september ini mulai jadi semacam makhluk yang berbeda.
galau ikut apa enggak, akhirnya ikut juga.
LDKMS V 2013
pleno, tahap 1, tahap 2
smart learning
ngikut OSS
latfis berasa something!

oktober 2013,
alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah,
puncaknya LDKMS V 2013 tahap 2
kudu ditangisi dulu biar afdol:"$ 
pra diklat joer v 2013
HUT smala!!!:")
forgen classix!!
UTS sumpah udah uts aja:)))
sidang umum 1, sidang umum 2...
then finally awal dari segalanya,
Sekretaris II MPK
pemilu ketos 2013, halo mas pepi!
first rasispek dalam hidup

november 2013,
akhirnya TG classix:"3
lagi asik-asiknya SPL
ngerjakan mading detcon 2013 dan flashback 2011 waktu nongkrong di sscc pakuwon
pleno Cream 2013
rapot sisipan bukan sih?
UAS, sudah uas? selamat yaa:)
first raming dengan nama yang masih MPK V Jaya Terus Smala Jayus!
kampanye mading,
first pengawas insidental TGIF dengan ici sebagai suatu hal(?) yang diawasi,
quotes paling cocok bulan ini adalah you're braver than you think.

desember 2013
masih uas,
forum APK,
ganti jadi MPK V Optimal Membangun Smala Optimis!
diklat joer v 2013
cereal 2013!
sibuk jagain band sama rainbow competition rendezvous 2013,
you'll never remidial alone:')
rapotan,
liburan:')

udah nggak kerasa mau 2014 aja
2013 cepat, ya?

salah satu hal yang bisa dipelajari dari taun ini,
dulu waktu jamannya buku laskar pelangi barusan muncul aku pernah iri sama masa kecilnya Andrea Hirata dan wondering kenapa masa kecilku nggak kayak gitu dan apa yang bisa diceritain dari hidupku yang bisa jadi "best seller" kayak gitu? nggak ada. dulu.
and now i realize something, kalo kamu terlalu takut dan nggak mengizinkan hal-hal baru masuk ke hidupmu gimana bisa ada cerita?
life is never flat emang, tapi make it lebih bergelombang just in case kamu mau dan kamu bisa mendedikasikan sesuatu yang lebih dalam hidupmu hiye
karena yang dibutuhin pengalaman, bukan omong doang


Filter

mungkin itu salah satu alesan kenapa seiring berkembangnya zaman orang-orang semakin individualistis dan nggak peduli dengan keadaan sekitar. mungkin karena memang pada awalnya mereka peduli, tapi terlalu peduli sampek merasa terkhianati, kemudian tersakiti, dan memutuskan buat nggak peduli lagi. atau mungkin dengan peduli itu kamu jadi merasa terkurung, nggak merasa bebas dan selalu merasa bersalah jadi kamu nggak peduli lagi. atau kasus lain, satu-satunya jalan paling logis adalah dengan nggak peduli.

tapi bahkan pemikiran paling realistis sekalipun bisa dengan gampangnya menjatuhkanmu ke jurang.

yaudah. emang ditakdirkan buat jadi kelinci.

Don't lose your happiness

sedang buntu dan sedikit bete karena aura yang tidak mengenakkan sejak petang kemarin, ditambah beberapa headline news yang berseliweran tentang sesuatu yang akan diadakan dalam waktu dekat ini. belum paham betul bagaimana mekanisme tugas bulan depan nanti, pemasukan seret yang berbanding terbalik dengan pengeluaran seperti pergerakan lempeng divergen. sering ditinggal sendiri, masih belum nyandak dengan jalan pikiran beberapa oknum tentang kejadian ini semua, dan sedikit banyak merasa kayak "seonggok jagung" di buku bahasa Indonesia kurikulum 2013.
tapi nggak tau kenapa jadi sedikit ringan habis lihat tweet ini :

padahal mainstrim banget quotenya.

hidup itu pilihan, setiap pilihan pasti ada sisi baik dan buruk sebagai konsekuensinya. kita disuruh untuk memilih pilihan dari beberapa pilihan, dan kecil kemungkinannya bisa mengelak dari masalah yang ditimbulkan pilihan itu. tapi ketika masalah itu muncul, jangan pernah lupa, bahwa kamu pasti masih punya sisi baik dari setiap pilihan yang kamu pilih.

"berubaho, sadaro, tau batesnya, uda berapa kali kaya gini, sadaro a"

have you ever felt some kind of emptiness inside
you will never measure up to those people you
must be strong, can't show them that you're weak
have you ever told someone something that's far from the truth
let them know that you're okay just to make them stop
all the wondering, and questions they may have
I'm okay, I really am now
just needed some time, to figure things out
not telling lies, I'll be honest with you
still we don't know what's yet to come
have you ever seen your face, in a mirror there's a smile
but inside you're just a mess, you feel far from good
need to hide, cause they'd never understand
have you ever had this wish, of being somewhere else
to let go of your disguise, all your worries too
and from that moment, then you see things clear
I'm okay, I really am now
just needed some time, to figure things out
not telling lies, I'll be honest with you
still we don't know what's yet to come
are you waiting for the day
when your pain will disappear
when you know that its not true
what they say about you
you could not care less about the things
surrounding you ignoring all the voices from the walls
I'm okay, I really am now
just needed some time, to figure things out
not telling lies, I'll be honest with you
still we don't know what's yet to come
I'm okay, I really am now
just needed some time, to figure things out
not telling lies, I'll be honest with you
still we don't know what's yet to come
still we don't know what's yet to come
 
 
kebacut is a strong word, tapi bahkan masih belum setimpal untuk jadi sekedar punishment buat seorang yang bahkan keep her own words aja nggakbisa.
cu?pu
stay away.
seems like kamu memang nggak pernah pantas buat dapat reward seindah itu




*biar kamu inget kamu pernah merasa kayak gini.

"Another winter day has come and gone away"

waktu itu aku lagi jalan di deket halte, lalu ketemu batu. batunya warna abu-abu. ternyata waktu aku lihat ke langit, langitnya juga abu-abu. mendung mau hujan. aku suka hujan, apalagi bau tanah, daun, bunga, pasir, aspal, atap, genteng, dan udara yang kena hujan. tapi hujan ada positif ada negatifnya. pas buntu, hujan bikin segar. tapi pas segar, hujan bikin nggak mau ngapa-ngapain. tapi aku orangnya let it flow jadi hujan ya hujan aja.
kalo ada hujan, biasanya ada petir. kalo cahayanya namanya kilat, kalo suaranya namanya guntur. guntur itu keras dan bikin kaget, tapi menggetarkan. kayak alarm hpku setiap jam 3 pagi, pertamanya geter terus baru lagu. vibrationnya itu yang biasanya bikin melek. melek dari mimpi.
mimpi. aku sering nggak bisa bedain mana yang mimpi mana yang nyata. kadang-kadang aku suka ngelamun sendiri waktu ngerjakan sesuatu. contohnya aja pas berangkat sekolah tadi pagi, waktu liat jalan, nggak sadar ada drama sendiri yang lagi tayang di pikiranku. nggak tau itu mimpi atau bukan. semacam visi, tapi sebenernya juga bukan visi. mungkin imajinasi. aku nggak bisa bedain mana yang nyata mana yang mimpi. semuanya campur aduk. dan waktu tiba-tiba sadar ke dunia (yang mungkin yang nyata), aku nggak sadar tadi ada kejadian apa aja waktu aku ke dunia (yang mungkin yang mimpi).
hidup ini penuh kemungkinan. walaupun bisa ditebak dari pengalaman yang udah lalu, tapi selalu ada aja hal yang baru yang masuk di sela-sela. kayak bakteri yang ber-evolusi, makin hari makin canggih. kayak gitu juga jalan cerita hidup ini. tiap orang punya cerita masing-masing.
bahkan anak kembar pun nggak mungkin sama persis.
aku suka makan udang, apalagi di goreng tepung. tapi sekarang udah jarang. cari udang susah. dulu sih tinggal cari di balik batu. tapi nggakpapa. keseringan makan udang bisa bikin jenuh.
tapi dari semua itu, aku paling suka kalo udah masuk bulan desember. pasti banyak hiasan dan salju-saljuan. aku suka salju-saljuan. nggak nyata sih, tapi nggak semua hal harus nyata kok. walaupun emang harus membuktikan sesuatu yang nyata biar nggak omong doang. palsu sih, tapi untuk dapetin yang asli emang butuh usaha lebih kan. makanya aku punya cita-cita, cita-cita buat pergi ke luar negeri ntar kalo udah besar. jangan sekarang, masih belum berpenghasilan.
aku sih berharapnya bakal kayak film home alone yang hampir selalu diputer tiap desember.
berulang, dan dirindukan.
udah gitu aja.

Truffle

pukul 12:49, hendak menimba ilmu
*Home by Michael Bubble played at back*

Derit engsel pintu yang seakan bertahun lupa diminyaki memenuhi udara yang lembab dalam gubuk tua itu. Dindingnya dari kayu, sudah lapuk dimakan rayap, tapi masih mau saja menopang atap genting kasar di atasnya.
Siang itu langit beserta isinya mendung berantakan, seperti meneriakkan lengkingan yang tak bisa di dengar, ketika Ia menemukan sebuah kolam hijau yang memantulkan cahaya.
Kolam itu kolam kaca.

pukul 20:45, melanjutkan hari yang sudah mati
*still Home by Michael Bubble*

Kolam itu tertawa, tapi bukan bersamanya. Ia memanggil dengan selirih suara yang tercekat dalam pikirannya, tapi seberkas air itu tak kunjung kembali. Kolam kaca hijau berputar beriak mengeruh di bawah tatapannya. Mendung bergerak lamban dari kejauhan, gelap dan dingin mencekam meniupkan kristal salju yang masih baru. Ia menggigil dalam bulatan selimut dan jaket paling tebal, belum memanas bahkan ketika pipinya berubah merah. Kolam kaca hijau berteriak kegirangan, menangisi keruhnya hujan sedingin salju. Sepanjang penglihatannya yang awas, Ia tak dapat menemukan jalan pulang.

Ia tersungkur kemarin lusa, kemarin, dan hari ini. Ia goyah tergoyahkan sinar yang memancar dari balik semak ranting yang menghitam ditelan udara. Hatinya rapuh, tapi ingatannya kuat. Ia memanjat dari balik pohon tertinggi untuk kemudian jatuh ke kedalaman jurang.

Bebatuan, awan, dan lautan pergi menjauh darinya. Sekotak jam berdering nyaring memekakkan dengan waktu yang sudah lalu. 

Bahkan mengingat detik saja Ia tak mampu.

Nyawanya tinggal separo bulan ketika sebuah cahaya menabraknya dari dinding. Ia yang dibutakan bara api memandang lekat menghalau cahaya, ketika menemukan kolam kaca hijau bersinar dibawah petir yang masih baru. Ia beringsut dan berlari menghampiri, tapi kolam menyusut menjadi abu. Ia terduduk dan terdiam di tengah kering yang tadinya bening sebening Kolam Kaca Hijau.

Hingga embun membangunkannya dari mimpi buruk yang mengutukinya dengan mantra.

pukul 20:51
ketika sehari harus > 25 jam

Seperti Kabut

diam diam menghanyutkan

Granola Bar

 pukul 21:04 di tengah hiruk pikuk klakson kendaraan, diiringi do'a yang menyertai batu agar tak sesuai batin peramal
*Snow white and the huntsman soundtrack played at back, thrilling moment in the air*

"Jadi begitu rupanya," bisiknya dalam hati.
Ia melihat, dan menyaksikan, ketika angin itu menatap bebatuan dan menerbangkan mereka jauh dari akar-akar yang tertanam ke bumi. Batu-batu itu jatuh di tempat-tempat tak terduga, dengan dentuman keras atau sebatas desakan lembut.
Sebuah batu jatuh tak begitu jauh, tapi tak pernah kembali ke asalnya.
Ia memiringkan batu ke kanan dan ke kiri, mendapati batu itu bergeming berselimut cahaya.
Ia memutuskan untuk tinggal di dekat kulit batu. Memaparkan bekal dan taplak, roti dan sarden, kaleng dan sendok, di atas serbet putih bergaris merah.
"Sungguh beruntung aku menemukan tempat sempurna ini," pikirnya, melepas peluh yang bergulir seiring perjalanannya pergi.
Ia hendak menyantap sarapannya dengan khidmat, setelah berhari-hari bertempur dengan jalan setapak setelah Ia memutuskan untuk meninggalkan ruangan kecil itu.

Ketika batu yang menaunginya berpendar menjadi ilusi.

Dan Ia hanya bisa terpaku di sana, di tengah padang rumput yang mulai mengering.

pukul 21:42