Posts

Showing posts from January, 2016

Tidur tidur!

karena ini jam 2 pagi dan aku tidak bisa bisanya merem. berharapnya sih terjaga di mimpi orang, seperti kata mitos. tapi mungkin hanya karena tidur seharian dan terlalu banyak memalsukan waktu tidurku seminggu terakhir yang seharusnya bisa lebih "pagi" jadi sore-sore demi kebugaran jasmani. lalu dengan headphone di kepala mengacak lagu sampai akhirnyajatuh ke piano guys. judulnya story of my life. iya, lagunya 1d. bagus ya, apalagi versi piano guys. lalu aku seperti, whoa, aku ingin bercerita. rasanya seperti sudah sejauh ini, dan semakin lama semakin banyak hal yang seperti tertahan. tertutup topeng. seperti aku menulis untuk kepentingan orang lain. yang sebenarnya iya juga sih, tapi jadi, ini aku ta? mungkin memang seharusnya seperti itu kan. yang seperti khalayak inginkan. wus, khalayak jare. tapi, entahlah. kadang menjadi seseorang berarti mementingkan kepentingan orang lain di atas kepentingan sendiri. seperti, misal, kamu ingin makan donat tapi temanmu juga ingin makan…

Tragis

Seorang murid kelas 3 SMA diduga hilang nyawa setelah termakan perkataan orang.
"Composure is a virtue of the strong," they said.

Tanda Hubung

Maukah kamu mencari tanda hubung bersamaku?
Karena angka dengan huruf tak bisa bersatu.

Konsisten, persisten, resisten

Berlarilah!
Dan teruslah berlari!
Meski keringat yang dulu membanjir telah kau ubah jadi air mata,
dan air mata yang dulu mengalir telah kau paksa jadi darah...
Berlarilah! Bersama segala kebaikan yang menyertaimu!
Berlarilah, hingga Tuhan memeluk mimpi-mimpimu.Laahaulawalaaquwwataillaabillaah.

Kapan Aku Bisa Tidak Bosan Menjadi Anak yang Baik?

Sudah seharusnya aku merasa bosan untuk mendengarkan Saltwater Room. Tapi, aku hanya merasa : tidak merasa bosan.
Kapan?

Di Dikte Masyarakat

Di dunia yang serba tidak pasti ini, ada saja orang-orang yang semakin membuatnya tidak pasti dengan gampang menghilangkan komitmen dalam diri mereka, tidak tegas dan tidak yakin dalam mengambil keputusan, lebih-lebih memanipulasi diri untuk berada di pihak yang tak sesuai hati nurani demi kepuasan maupun pemenuhan ekspektasi masyarakat.

E.T.

Terima kasih sudah menjadi dirimu, dan menginspirasiku untuk menjadi diriku. Terlepas dari begitu banyak orang yang mengagumimu, aku tahu tak ada gunanya aku mengada-ada. Aku tidak mau terkesan seperti mengarang cerita. Tapi seandainya yang bisa berbicara bukan mulutku melainkan tiap detik yang kulalui selama ini tanpa aku mau mendefinisikan lebih jauh maknanya, mungkin kamu akan mengerti. Seandainya ceritanya tidak begini, mungkin akan berakhir lain lagi. Kamu terlampau sempurna untuk jadi manusia. Dan aku tidak pernah punya teman alien sebelumnya, kau tahu. Jadi, mungkin baik adanya bagiku untuk menjaga jarak seaman mungkin dari gangguan radar antenamu yang tak sinergis dengan alergi radiasiku. Dan tetap menjadikanmu sosok yang menginspirasi, titik. Karena kadang aku terlalu peduli pada kamu, teman alienku, sampai aku tak bisa merasakan jari jemari kakiku. Itu pertanda buruk. Kamu juga tidak begitu suka. Kamu bebas seperti burung yang terbang. Mungkin kamu alien bentuk burung, atau …
Jati diri itu apa, sih?