Inspirasi

Ini lucu karena besok adalah hari ujian dan dia malah sibuk mencoba peel-off mask--yang tentu saja nggak berguna untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk di bawah mata.

Setelah membuka situs permainan online dan macam-macam jejaring sosial, tiba-tiba terlintas begitu saja di pikiran : kenapa tidak cari hal nyata yang berguna saja?

Dua jam berikutnya, dia duduk terpana mempelajari guidebook tentang menulis CV dan Cover Letter sebagai bekal mengirim aplikasi dalam melamar kerja di perusahaan.

Sampai di suatu titik, dia seperti sudah tidak punya harapan untuk melanjutkan. Karena hari sudah malam dan setiap satu huruf adalah sepersekian detik dari waktu belajarnya yang terbuang. Keyakinannya di awal bahwa "Ini adalah petunjuk dari Tuhan!" mulai memudar. Dilemanya dalam menjadi seorang anak manusia yang kurang kompeten dan miskin prestasi semakin menjadi-jadi.

Lalu, di sanalah Aufa.

Kemarin malam, temannya yang kemide itu sudah menyentil dengan komentar to the point "gausah mikirin dia yang gatau siapa," dan petuah-petuah lain yang mengalir seperti air terjun. Berpengalaman emang beda.

Tapi, kemudian malam ini Ia kembali tiba dengan sebuah pernyataan yang mengesalkan tapi ada benarnya. Pake ngirim link video youtube segala.

Agak miris sebenarnya karena suasana hatinya jadi lebih baik saat mendengar Sky Full of Stars, bukan Al-Mumtahanah di playlist sebelah.

Bibirnya jadi lebih merah muda karena lip ice sheer color! Kakak perempuannya pasti bangga.

Setelah ini, ada hal lain yang membuat jarak antara stasiun madiun dan solojebres cuma seperti sekedipan mata. Ia memikirkan tentang hal-hal praktikal yang bisa dilakukannya bila bergabung dalam suatu komunitas pencinta. Semakin dipikir, Ia semakin bertanya-tanya, sebenarnya motivasinya itu apa? Dia sudah ketemu jawabannya, bahwa dr. Watson dan Yong Pal adalah sosok inspiratif dalam perjalanan menentukan karakter yang ingin Ia kembangkan. Lalu, muncul alasan lain bahwa, meski berusaha jadi cantik, Ia tidak juga menjadi cantik. Kan mending tidak cantik tapi berguna bagi masyarakat daripada tidak cantik tidak bisa ngapa-ngapain pula?

Ada tapi lagi yang muncul, bahwa sama cicak saja dia fobia.

Sudah kebanyakan dia mikir ini dan itu, sampai mules perutnya. Tolong ini segera berlalu.

Comments